pilpres

sebagai warga negara yang manis, seperti juga kebanyakan orang indonesia yang hidup di zaman ini, beberapa waktu belakangan ini saya juga ikut jadi pemerhati politik khusus bagian persiapan pemilihan capres dan cawapres 2009.

layaknya seorang kritikus hebat, setelah baca koran atau nonton berita di tv, saya akan berkomentar ke sana kemari, memberikan analisa politik dan kritikan2 pedas kepada para capres dan cawapres. pendengarnya? cuman 1 orang: bapak :D

rodho maksa ya? biarin aja. YPS3. yang penting saya senang saja.

beberapa minggu yang lalu saya nonton andy f noya yang mewawancarai pasangan capres jeka-win. seru juga. tapi saya ga akan tulis komentar atau kritik apapun di sini. takut masuk penjara.

yang saya mau cerita, di acara kick andy kemarin itu sempet ditayangkan hasil kumpul pendapat dari beberapa rakyat jelata tentang para capres. seorang ibu setengah baya bilang: “dari jaman dulu kan indonesia selalu dipimpin sama orang jawa. jadi yang sekarang pun presidennya ya harus orang jawa…”

untung anak2 saya semuanya anak bapak yang 100% orang jawa aseli tulen sekali. you know, just in case ;-)

tapi saya sempet dibikin cengar cengir juga sama celemongannya ibu rakyat jelata tadi. jam segini, kok masih aja banyak orang yang ga bisa membedakan antara nyari pemimpin negara dengan kepala suku.

saya lalu jadi mengingat2, siapa aja yang pernah jadi presiden di bumi pertiwi ini. ternyata hampir semuanya memang orang jawa. salah satunya ditandai dengan nama2 mereka yang  semua mengandung unsur “su”. unsur yang konon jadi salah satu ciri khas orang jawa. su-karno. su-harto. b j-us-uf habibie (bukan orang jawa, tapi masih ada unsur “su” nya… :-P ). g-us-dur. megawati su-karnoputri. su-silo by.

tokh ndak pernah dijelaskan, kalau unsur su itu letaknya harus di depan. jadi boleh saja di tengah, atau di belakang. asal jangan di depan “a” saja.

jadi sebenarnya, kalau ‘orang jawa’ itu diidentikan dengan nama ber unsur “su” tadi, maka semua capres kita sekarang punya peluang yang sama besar buat dipilih. termasuk pak jeka. ju-su-f k.

eniwei, enough dengan urusan rasis. marilah kita sama2 berdoa semoga presiden terpilih kita nanti adalah orang yang terbaik. amin.

selamat memilih.
lanjutkan!


12 Comments on “pilpres”

  1. ratih says:

    hehehe… jadi lanjutkan ya Ca! ^_^

  2. ke2nai says:

    kl hrs dr su & dr jawa berarti anak2 sy gak ada celah jd presiden y.. krn mereka turunan sunda-palembang & gak ada unsur su nya.. hehehe..

    • lescaboma says:

      saya yakin bun, saat ke2nai besar nanti, pasti orang indonesia udah bisa membedakan antara milih presiden dengan milih kepala suku :D
      jadi, ke2nai juga bisa jadi presiden …. ;-)

  3. ami says:

    hehehehe emang iya, ngapain lagi masih diliat kesukuannya. yang penting gimana kerjanya

  4. hehhe itu ibuk2x…lugu deh.

    lanjutkan………

  5. emaknye Enja says:

    yoooooo mareeeeeeeeee kita lanjutkan bersama2..hehehe…

  6. larisa says:

    haha….su…su….

    bener jeng… mudah2an presiden yg terpilih nanti adalah yg terbaik..terutama menangani masyarakat miskin yg makin hari makin terlantar……

  7. yendoel says:

    kocak baca kalimat lo yang ini:
    jam segini, kok masih aja banyak orang yang ga bisa membedakan antara nyari pemimpin negara dengan kepala suku.
    hahahaaha!!!!

  8. yendoel says:

    aku dah milih duluan lho! soalnya kudu kirim form via post. dah dikirim minggu lalu formnya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.