cukur rambut
Posted: March 31, 2011 Filed under: daily living | Tags: benezra 2 Comments »setelah tiga tahun, akhirnya minggu kemarin, untuk pertama kalinya benezra cukur rambut di salon. banyak org yang bilang, iyek keliatan tambah ganteng dengan model rambut barunya. cuman bapak dan ibu lebih suka liat iyek yang gondrong
tapi, ya begitulah… pada akhirnya, kegantengan itu juga emang tergantung gen
before the party
Posted: March 28, 2011 Filed under: daily living 2 Comments »percakapan sepasang suami istri sehari sebelum kondangan…
istri: “pak, besok kita pake kostum yg merah buat kondangan ya… bapak pake batik merah, aku pake terusan polos warna merah juga…”
suami: “ok”
istri: “tapi pak, kalau aku ga sreg pake terusan, ake pake atasan merah polos sama selana panjang item aja yaa… soalnya kalau baju terusanku yg merah itu takut perutku keliatan gendut…”
suami: “ok”
istri: “satu lagi pak, kalau aku ga sempet ke salon, rambutku disisir biasa kayak gini aja ya? “
suami: “hey! you are my princess! remember that…
dan sang istri pun ga bisa memutuskan. antara mau semaput atau terbang ke langit…..
selamat bangun, bu!
Posted: March 26, 2011 Filed under: children | Tags: benaia 2 Comments »pagi tadi, saat sedang menyiapkan bekal sekolah anak2 di dapur, tiba2 saya dikejutkan dengan suara benaia menyapa:
“selamat bangun, ibu…”
betul, selamat bangun. bukan selamat pagi….
dan ternyata benaia benar, saya harus diberi selamat. karena pagi ini saya masih bisa bangun. terima kasih ya, nak… doakan ibu bisa mendengar lebih banyak lagi “selamat bangun, ibu…”-mu yang luar biasa merdu itu.
i love you, be!
kue lumpur mini
Posted: March 14, 2011 Filed under: cooking | Tags: bianca Leave a comment »apa yang bikin kue lumpur kecil2 ini begitu spesial?
bianca!
di suatu sabtu pagi, kami memutuskan untuk tidak keluar rumah sama sekali. kecuali si mbak yang pergi ke pasar untuk beli sekilo kentang
setelah browsing2 dan pilih2 resep, akhirnya diputuskan untuk bikin kue lumpur saja. cuma karena ga punya cetakan buat kue lumpur, kami pake cetakan kue cubit yang ukurannya segede2 upil itu… jadinya emang imut2, tapi bikinnya jadi lamaaa…
dengan bantuan yangti dan dorongan semangat dari ibu, bianca berhasil mengubah terigu, kentang, telur, mentega dan gula jadi puluhan (atau mungkin ratusan?) kue lumpur mini yang super lezat…
kakak hebat!
kalau ada yang mau liat resepnya, ada di sini yaaa…







