terlalu cepat besar

saya sering denger orang cerita: “kalau anak2 sudah besar2, susaaaahhhh banget mau ngumpul. bahkan saat wiken dan libur pun, anak2 biasanya sudah punya acara sendiri2….”

denger cerita kayak gitu mah saya sudah seriiinnnggg…… dan saya juga tau, suatu hari nanti, waktu saya juga akan tiba. yang saya ga nyangka, ternyata saat waktu itu mendekat, saya benar2 tidak siap.

jadi ceritanya, week end kemarin kami tetapkan sebagai hari bermalas-malasan of the year. jam 7 baru bangun. itu juga karena anak2 merengek minta sarapan. kalau ga, mungkin saya baru bangun jam 9. hehe..

selesai anak2 sarapan, kami semua cari kesibukan kesantaian sendiri2. ada yang baca buku. ada yang main game. ada yang nonton tv. judulnya acara bebas. saya sendiri langsung mantengin TLC, nonton acara jalan2 kesukaan saya.

dan karena hari itu saya males masak, saya tawarin bapak dan anak2 untuk makan seadanya, pesan makanan lewat delivery order, atau keluar cari warung2 makan deket2 rumah. semua setuju. tapi belum ada yang memutuskan pilihannya.

siangnya, saya sudah membaca gelagat anak2 yang sudah mulai kelaperan. tapi karena belum ada yang mandi, jadi ga mungkin ngajak mereka keluar makan. ditawarin mau makan apa, semua bilang terserah ibu. cek kulkas, masih punya salmon sama kentang. setengah jam kemudian grilled salmon dan mashed potato siap buat lunch. gaya bener yaaa…. ga selamanya kami makan di rumah dengan menu gaya model gitu kok. seringnya sih sama sambel goreng tempe dan semur jengkol.

selesai makan, semua asik lagi dengan hidupnya masing2. ada yang lanjut nonton, ada yang baca buku, ada yang main ps, ada yang asik nyusun2 blocks, ada juga yang sibuk ngurusin kandangnya fillo.

menjelang sore, anak2 saya paksa mandi. tadinya saya mau ngajak mereka keluar buat cari makanan. biasanya anak2 selalu excited kalau diajak jalan2. walaupun itu cuman ke 7 eleven beli hotdog dan susu ultra. tapi hari itu sungguh lain, tidak satupun dari mereka yang tertarik untuk ikut. saya shocked.

“be, mau ikut ibu jalan2 ga?”

“kemana?”

“cari makan, ibu kan ga masak”

“ibu aja deh yang pergi, ntar bungkusin makanan buat aku, aku makannya di rumah aja….”

ngeliat kakak2nya ga mau pergi, si bontot juga ikut2an ga mau diajak pergi.

“ibu sama bapak pergi sendiri aja. tapi nanti kalau udah malem pulang yaa…”

biasanya saya seneng kalau anak2 ga minta ikut jalan2. karena artinya, saya bisa berdua2an aja sama bapaknya. tapi perasaan saya hari itu lain banget. saya bingung sama anak2 yang mendadak ga mau diajak pergi. padahal beberapa bulan yang lalu, kalau ngeliat saya udah pake baju rapih, anak2 pasti ribut minta ikut. ga perduli saya mau pergi kemana, pokoknya mau ikut sama ibu!

karena anak2 ga ada yang mau diajak keluar, kami juga jadi aras2en mau pergi. karena sebenernya kami juga lebih suka leyeh2 di rumah. tapi masalahnya kan, di rumah ga ada makanan buat makan malem… selain itu, saya dan suami juga rasanya penasaraaaannn banget sama perubahan sikapnya anak2.

dan buat kesekian kalinya, saya nge-test anak2 lagi…

“ayoooo…, siapa yang mau ikut ibu sama bapak jalan2….?”

“kemana?”

“cari makan. sambil cari CD ps dan beli pop corn” #tadinya saya yakin trick ini pasti berhasil#

“aku makan di rumah aja ahh…”

“tapi ibu kan ga masak. mas mau makan apa?”

“adanya apa?”

“ga ada apa2…”

“ya udah, aku makan pake telor ceplok aja deh…..”

dan saya pun akhirnya menyerah….:(

selama ini saya senang sekali menyiapkan pesta ulang tahun buat anak2 saya. saya suka dan menikmati melihat mereka tumbuh menjadi semakin besar dan kuat. tapi hari ini, sepotong hati saya berharap supaya mereka tidak terlalu cepat besar…

 

 

 


rest ini peace, Mbreng…

terima kasih buat semua waktu, cerita dan kenangan yang sudah kamu bagikan,
buat pelajaran tentang kesabaran, ketekunan dan kesetiaan yang kamu tinggalkan buat kami,

selamat jalan, Mbreng…
giliranmu untuk berjuang sudah selesai,
berisitirahatlah dengan tenang…

  
dalam kenangan sabahat terkasih, Ade Dharma Rivai.
garut, 7 januari 2012


doa benaia sebelum tidur

“tuhan Yesus, tolong ibu
biar ibu ga kecapekan,
tolong bapak,
biar kerjaannya lancar.
terima kasih tuhan Yesus,
dalam nama tuhan Yesus, kami berdoa.
amin…”

Duren sawit, 8 desember 2011.


grateful

i now understand, why GOD put you into my life,
is that when every body else leave, i still have someone to hold on to,

can never thank HIM enough to have you, pak…


my favorite crowd

Ada cukup kamar tidur di rumah kami. Masing2 lengkap dengan tempat tidur nyaman dan pendingin udara. Tapi terkadang, hanya diperlukan 1 matras 180×200 cm saja buat kami untuk jadi 5 org paling bahagia di dunia :D


a heart mover

every time i see you, my heart is moved…

GOD, Himself has built you, my son
and HE will keep you in HIS hand,
till the end of time.


bianca. benaia. benezra.

i have so many prayers for my babies,
one of them is,
when they grow older and somebody ask them:
“how was your childhood”,
my children would answer:
it was beautiful…

i love you so much children,
can never imagine how my life would be without you three…

may The Lord bless each of your life,
all the way,
all the way.

duren sawit. 02.51 am.


kue kering natal

pagi ini saya menerima sms dari seorang teman di padalarang, seorang murid sekolah minggu saya 25 tahun yang lalu. sekarang dia sudah jadi pengusaha kue kering.

setelah berkorespondensi via beberapa sms, saya lalu membuat list pesanan kue kering saya buat natal tahun ini. kue nastar, kaastengel, putri salju, kue kering rasa coklat dan vanila.

sebenernya keluarga saya ga begitu suka makan kue kering aka kukis. anak2 saya bilang kukis itu bikin seret. terus, kenapa saya pesan begitu banyak kukis? yaa…, buat syarat aja. biar berasa sedang natalan :D

sewaktu saya kecil dulu, kukis selalu jadi menu wajib tiap natal. kaastengel dan nastar adalah yang selalu menjadi primadona. ibu saya selalu bikin sendiri. dan kami anak2nya selalu siap membantu. kalau pun kami ga berhasil membantu membuatnya, kami selalu berhasil membantu melenyapkannya.

suatu hari, di bulan desember entah persisnya tahun berapa. saya rasa, waktu itu saya masih duduk di bangku sma. lagi lucu2nya. dan langsing2nya :-p saya bersama dengan mama dan kedua adik saya, kami duduk2 di ruang tv.

“eca, lya, migo, tahun ini kayaknya kita ga bikin kue kering ya… mama ga ada uang.”

waktu itu kami sudah cukup besar untuk bisa nerima. sudah cukup besar. dan sudah cukup terlatih :)

“ya sudah mam, ga apa2… kita kan masih tetep bisa natalan walaupun ga punya kue kering… ntar kita main aja ke rumah orang yang bikin kue kering, terus numpang makan di sana deh….”

“tapi, nanti kalau ada tamu gimana? mau kita suguhin apa ya?”

“tenang aja… kita suguhin teh manis aja… atau, kalau pas ada rejeki, nanti kita bikin kue putu ayu aja buat suguhan pas hari h nya…”

begitulah kurang lebih percakapan kami waktu itu. akhirul kata, kami sepakat untuk ga terlalu memusingkan masalah kukis natal tahun itu.

beberapa hari kemudian, mama mengajak kami untuk beres2 rumah. di rumah kami ada 1 buah lemari buku besar. kalau lagi hectic, lemari itu bisa juga berfungsi seperti gudang mini.  atau mungkin juga seperti tas dora emon raksasa. kita ga pernah benar2 tau, apa aja yang ada di dalam lemari itu :D

jadi kalau lagi ga ada kerjaan, kami suka duduk2 deket lemari itu sambil beres2 dan berdoa. berharap bisa menemukan sebuah keajaiban…

dan sore itu, keajaiban menghampiri kami :)

saya tidak ingat betul siapa yang pertama kali melihat amplop kucel itu. yang pasti, kami semua hampir berteriak kaget dan kegirangan saat melihat isinya. beberapa lembar uang kertas. saya ga ingat persis berapa jumlahnya.

dan beberapa waktu kemudian. suatu hari di bulan desember di tahun yang sama. saya melihat ibu saya duduk manis di depan tumpukan tepung, gula, mentega dan telur. ada cukup banyak kue kering utuk natal kami. kue kering terbaik yang pernah saya nikmati…

bulan depan, pesanan kue kering saya akan datang. terima kasih kepada tuhan, buat semua kue kering yang pernah saya makan. semoga ada jutaan orang lain juga, yang bisa menikmati kue kering natal mereka tahun ini…

amin.


kesempatan allah

SEORANG laki laki penasaran bertanya kepada tuhan:

“mengapakah ada seorang anak yang dilahirkan buta? apakah karena dosa ibunya? atau dosa bapaknya?”

lalu tuhan menjawab:

bukan dosa ibunya, bukan pula dosa bapaknya. tapi semua terjadi supaya allah mendapat kesempatan menyatakan kuasanya…


jawaban iman

suatu sore, bianca datang kepada saya dengan sebuah pertanyaan:

“bu, emang ibu sama bapak bisa cerai ya?”

dengan penuh iman, saya menjawab:

“bapak dan ibu yang lain mungkin bisa. tapi bapak dan ibunya bianca ga bisa”

lalu saya melihat bianca berlalu dengan wajah penuh kelegaan…


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.