women, be more careful!

tadi siang saya mengantarkan bianca ke tempat les nya, di deket sekolah. sekitar jam 12. karena les nya hanya 1 jam, saya pikir tanggung kalau pulang dulu. jadi saya putuskan untuk memanfaatkan waktu dengan mampir ke supermarket di daerah pondok bambu, untuk beli susu dan keju.

saya mengendarai mobil saya pelan saja2. keterampilan menyetir saya yang pas pas an memang ga memungkinkan buat kebut2an di jalanan.

tiba2, di sebelah kanan mobil saya yang bergerak alon alon asal kelakon itu, muncul seorang pengendara motor, jarinya menunjuk2 ke arah ban mobil kanan belakang. perawakannya kurus tinggi. pakai helm full face, dan jaket kulit warna hitam. mulutnya komat kamit. pesannya kurang lebih:

ban goyang, ban goyang…”

saya langsung teringat pesan, yang mungkin lebih mirip perintah, yang berulang kali saya dengar dari bapak.

“jangan pernah menghentikan mobil di sembarang tempat. jangan pernah! kalau terpaksa harus berenti karena ban kempes, berentilah di keramaian. sukur2 kalau bisa di deket pos polisi…”

saya berusaha tenang. tetap menjalankan mobil. sambil sedikit mikir. kira2 apa yang sedang terjadi. belum sempat saya sampai pada konklusi apa pun, tiba2 muncul lagi pengendara motor yang lain. kali ini badannya lebih lebar. tebakan saya, orangnya pasti lebih pendek dari pengendara motor yang pertama tadi. dia juga mengenakan jaket kulit hitam dan helm full face. laki2 itu juga melambatkan laju motornya di sebelah mobil saya sambil menunjuk2 ke arah ban belakang mobil saya:

“bannya miring. bannya miring…!”

waduh! cilaka!

sudah 2 orang. saya mulai khawatir. saya sempat melambatkan mobil dan sedikit menepi ke kiri. mencoba untuk berpikir jernih. saya teringat, ga jauh dari situ ada pom bensin. kalau siang2 begitu, pasti cukup ramai. saya putuskan untuk melabuhkan mobil saya di sana, dan melakukan sedikit pemeriksaan.

di dalam pom bensin, ada beberapa truk cargo yang sedang parkir. saya berhenti tepat di belakangnya. langsung turun, dan ngeliat ban belakang mobil. rasanya ga ada yang aneh. semuanya keliatan normal. tiba2 ada pengendara motor yang menghampiri saya. rupanya, orang yang tadi nunjuk2 ban mobil saya dijalanan masih mengikuti saya.

saya sempet berpikir, baik sekali bapak ini, dia ngikutin saya, mungkin buat membantu saya ngecek kondisi ban mobil. tapi ada sesuatu yang janggal. laki2 itu menghentikan motornya dekaaaattt sekali dengan mobil saya. seperti mau nyerempet. perasaan saya tiba2 jadi ga enak.

dan seperti reflek, kalau sedang dalam kondisi ga enak kayak gimana pun, manusia sering ingat dengan Tuhan.

tau2, pengendara motor itu pergi meninggalkan saya. yang masih berdiri di sebelah mobil dalam keadaan bingung. sadar ada sesuatu yang ga beres, saya langsung balik masuk mobil, ngunci pintu dan telp kantornya bapak. minta tolong salah satu staffnya untuk segera datang ke tempat saya, demi membantu saya ngecek kondisi ban mobil.

setelah itu, saya telpon bapak yang kebetulan sedang dines di luar kota. ngadu panjang lebar.

“di pom bensin biasanya ada bengkel. kamu cari yang ada  tulisan ‘isi olie’. kamu ke sana, minta tolong orang/montir di sana untuk cek kondisi bannya…”

bingo! saya langsung jalan ke arah bengkel dalam pom bensin itu. ada beberapa orang montir sedang duduk2 istirahat. langsung saya minta tolong mereka ngecek.

singkat kata, dari hasil peneletian para montir bengekel, dapat ditarik kesimpulan bahwa kondisi ban mobil saya baik2 aja. ga goyang kayak gigi geraham yang perlu dicabut. atau miring kayak otaknya jack the ripper.

“ibu tadi abis dari bank?”
“ga, saya baru abis anter anak saya sekolah”

“supir motornya tadi pake helm full face semua ya, bu?”
“helm full face warna hitam, dan jaket kulit warna hitam juga…”

“keliatannya ibu tadi baru aja dikerjain sama orang jahat bu… mereka biasanya kerja sama beberapa orang. supaya pengendara mobil percaya, mereka sudah siapkan 2-3 orang pengendara motor yang pura2 ngasih tau kalau ban ibu kempes atau rusak. modusnya begitu. nanti saat ibu berhenti dan turun dari mobil untuk meriksa kondisi ban, komplotan mereka akan menyergap ibu dan masuk ke dalam mobil. target mereka memang biasanya perempuan atau ibu2 yang nyetir mobil sendirian…”

“tapi ini jam 12 siang.. matahari terang benderang. dan jalanan yang saya lewati juga cukup ramai…”

“ini jakarta, bu….”

ga lama setelah itu, staf dari kantor bapak datang. dia juga mendukung kesimpulan para montir. kondisi ban aman. puji Tuhan.

akhirnya saya minta mas staff itu untuk mengikuti saya dari belakang dengan motornya, sampai saya kembali ke sekolah untuk menjemput bianca yang sudah selesai les. sambil melihat2, kalau2 saja ketiga pengendara motor tadi masih menguntit.

sudah ga kepingin saya mampir di supermarket untuk beli susu dan keju. bahkan cash in hand yang udah pas pas-an itu juga ga mampu menggerakan hati saya untuk mampir ke ATM.

saya masih takut….


shampo daun waru

beli daun waru di kebon waru,
sekarang saya ganti shampo pake daun waru …

harapannya tentu saja, rambut saya yang suka njigrak kayak singa ini bisa jadi lebih manut dan mudah diatur.semoga.

sebagai pelengkap, ada bilasan santan yang berfungsi sebagai conditioner. aroma santan dan jeruk nipisnya sempet bikin saya berhalusinasi, berpikir bahwa kepala saya baru saja kesiram kuah soto. tapi lama2, i kind of like the smell. segeeerrr… :D

kita lihat, apakah pasangan daun waru dan santen itu bisa melakukan keajaiban. membikin rambut saya jadi lebih indah dan berkilau seperti rambutnya jennifer aniston.


the tourist

i envy you, jolie!
don’t you eat at all?


bianca. benaia. benezra.

i have so many prayers for my babies,
one of them is,
when they grow older and somebody ask them:
“how was your childhood”,
my children would answer:
it was beautiful…

i love you so much children,
can never imagine how my life would be without you three…

may The Lord bless each of your life,
all the way,
all the way.

duren sawit. 02.51 am.


sebuah keputusan.

bagian tersulit dari membuat sebuah keputusan adalah, meyakinkan diri sendiri bahwa keputusan yang kita ambil adalah keputusan yang terbaik.

pagi ini saya menerima sebuah sms, isinya meminta saya untuk memutuskan, apakah saya akan meneruskan kerja sama dengan sesorang, atau tidak.

kepala saya pusing. hati saya bimbang. di satu sisi, saya ingin bilang “ya!” tapi sisi lain hati saya ragu.

belahan jiwa yang selama ini menjadi gantungan saya, pagi ini hanya bisa menjawab: “terserah ibu saja. apa pun keputusan ibu aku dukung”

saya sempat berharap, dia akan mengambil alih peran saya dan membuatkan keputusan itu untuk saya. kali ini tidak.

saya duduk beberapa menit. berdoa. mencoba mendengarkan suaru hati saya.

reflek saja, tangan kanan saya meraih ponsel yang saya letakan ga jauh dari tempat saya duduk. unlocked the device. dan mulai menekan rangkaian keypad.

“pak, dalam nama yesus, jawabannya: no.”

saat ini, saya benar2 sedang menarik nafas dalam2….

 


i. pray.

god does not promise me a quiet journey,
only a save arrival.
so please, arrive me safely my lord,
to wherever it is.

to wherever it is.


quick update

hi!

i am still alive ;-)
just still need to settle a few things down, before i can start writing in peace again…

so, have a wonderful life,  everyone…


ups and downs

sama seperti segala sesuatu dalam hidup, membesarkan anak2 juga penuh dengan ups and downs.

beberapa hari ini saya berpikir, cerita tentang ketiga anak saya di blog ini rupanya didominasi dengan banyak “ups”. saya baru sadar waktu ada seorang teman yang bilang: “anak2mu hebat2 ya les… pinter2. ga ada yang nakal. pasti seneng banget yaa…”

bagian seneng bangetnya memang saya sepakat. tapi walaupun saya ga pernah terlalu setuju dengan sebutan “nakal”,  saya harus bilang kalau anak2 saya juga kadang2 “agak susah diarahkan” :D

beberapa hari yang lalu, kebetulan bapak  “pulang cepet”, mungkin sekitar jam9 malem. dan karena lagi masa libur, jam segitu anak2 belum tidur. waktu ngeliat anak2 main, berantem, teriak2, rebutan mainan, bapak cuman bisa geleng2 kepala sambil bergumam: “bisa bludreg aku…”

hehehe…, belum kena stroke kan :D

buat orang yang belum biasa, teriakan2 anak2 saya memang cukup memekakan telinga. kalau sering2 dan terlalu deket mungkin juga bisa bikin orang kena gejala budeg.

buat yang baru pertama kali ngeliat, kegiatan2 ekstrim seperti manjat2 teralis jendela, nyolok2 stop kontak pake pensil, akrobat di atas kloset kamar mandi, mungkin cukup bisa bikin orang linu. kalau ga kuat dan tabah, bisa kena serangan jantung.

dan buat mereka yang biasa di rumahnya tenang, tentram dan serba teratur, ngeliat pemandangan dan adegan2 semi horor di rumah saya…., entahlah apa yang mereka pikirkan…

saya rasa rata2 1 kali dalam 1 jam, terjadi pertengkaran di antara anak2. umumnya dipicu masalah perebutan hak milik atau kekuasaan. yang ini juga saya ga ngerti. anak2 saya bisa ribut besar hanya gara2 rebutan bantal yang bentuk, ukuran dan gambarnya sama persis. ga jarang pertengkaran juga diwarnai dengan tindakan kekerasan. saling pukul, tendang, jambak, cakar…

urusan channel tv juga bolak balik jadi biang keributan. yang satu maunya nonton spongebob. yang satu maunya nonton upin ipin. yang satu maunya nonton dvd barney… kalau udah ga ada yang mau ngalah, biasanya pertengkaran diakhiri dengan anak2 yang nangis jerit2, remote yang dilempar sampe jatuh berantakan, dan suara ibu2 yang jerit2 kayak nenek sihir…

itu baru sekelumit “kerusuhan” yang sudah jadi pemandangan rutin di rumah kami. lainnya…

bianca masih suka nangis kalau kemauannya ga diturutin. merengut kalau ada hal2 yang ga cucok sama hatinya. dan ga mau ngalah kalau ribut sama adik2nya. kalau sudah asik di depan tv, suka lupa sama pe er nya.

benaia masih suka jerit2 kalau propertinya dipegang adiknya. kalau udah kesel suka mukul dan ngegigit. hari ini masih ada beberapa sisa luka cakar di mukanya benezra. kalau minta sesuatu biasanya harus langsung diturutin. kalau ga, nangis.

benezra….. dari semua anak saya, benezra adalah yang paling kuat. kemarin, sepulang main lumpur di sawah, butuh 3 orang dewasa buat megangin benezra saat dia mandi. badannya memang kecil, tapi kiyeng dan tenaganya minta ampun. terutama kalau dia sedang berontak. kalau ga berhasil mendapatkan apa yang dia inginkan, biasanya langsung ngamuk. jerit2. lempar2… tadi pagi, dia minta dibuatin susu di botol. kebetulan saya sedang di kamar mandi. karena ga sabr nunggu, benezra langsung buka kamar mandi, ngelempar botol susu ke dalam kamar mandi, dan menghardik ibunya dengan bahasa seadanya: “bu! wuwu!!!”

sepupu saya yang seorang kapten kapal pernah mengeluhkan idungnya yang cenut2 selama berhari2 gara2 kejeduk kepalanya benezra. ibu saya juga pernah bilang kepalanya pening gara2 dijambak benezra…

jadi, kalau ada orang yang bilang anak2 saya “nakal”, saya mengerti. walaupun tetap ga setuju. saya hanya akan bilang kalau anak2 saya memang bukan anak2 yang sempurna. ada banyak hal dalam diri mereka yang masih harus diperbaiki. dan sama seperti segala sesuatu dalam hidup, selalu ada suka dan duka dalam membesarkan anak2. ada saat yang menyenangkan. ada saat dimana kita harus ngelus2 dada dan sesekali meneteskan air mata.

yang pasti, membesarkan ketiga anak saya adalah pengalaman yang luar biasa. selalu ada pelajaran baru setiap hari. dan pelajaran tentang pengendalian diri dan kesabaran adalah salah satu yang sks nya paling besar :D

terima kasih tuhan, buat anak2 yang istimewa. dan buat pelajaran hidup yang luar biasa. senantiasa pimpin dan mampukan kami untuk jadi teladan yang baik dan benar buat anak2 kami. kuatkan dan mampukan kami untuk menjaga mereka. menuntun mereka. menjadi anak2 yang saleh dan takut akan tuhan. amin.


be a winner


ngurus ijin usaha rumah makan

jadi lagi, kalau kita udah membulatkan tekad dan menentukan mau buka rumah makan apa, langkah selanjutnya yang mesti dikerjakan adalah ngurus ijin2 usahanya. di jakarta, urusan perijinan ini lumayan costy. mesti pinter2 dan nekat2 bernegosiasi deh pokoknya…

karena kebetulan lokasi rumah makan saya masih masuk radius ring 1, yang katanya kalau kita kentut aja bisa dideteksi dari istana, jangan coba2 aja buka usaha tanpa ijin….

pertama, kita harus ngurus ijin undang2 gangguan. biasanya disebut “uug”. beda2 tipis sama “uud”. caranya kita dateng ke kantor pemda prov. dki, di kantor balai kota, jalan medan merdeka, persis sebelah kantor gubernur. di sana ngambil formulir isian buat permohonan izin undang2 gangguan.  dokumen yang harus disertakan dengan formulir itu adalah:
- foto kopi bukti hak atas tanah/bangunan
- imb
- ktp dan npwp pemohon
- surat peretujuan tetangga (form nya dikasih dari sana)
- bukti pembayaran pbb terakhir.

setelah dokumen lengkap dan formulir kita serahkan ke pemda, kita akan dapet resi dan surat ketetapan retribusi daerah (skrd). waktu saya ngurus kemarin, makan waktu sekitar 3 minggu.

setelah dapet resi dan skrd dari pemda, selanjutnya kita ngurus ijin lagi ke dinas pariwisata. cerita di dinas pariwisatanya besok lagi yaaa….

btw, kalau ada yang butuh informasi mengenai biaya urus ijin2 ini, japri aja yaaa…. :D

 


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.