kawah putih
Posted: July 4, 2009 Filed under: Uncategorized 14 Comments »tadinya ga kepikir sama sekali mau ngajak anak2 jalan ke gunung musim liburan ini. sampe kebetulan bianca baca cerita tentang pegunungan patuha di salah satu buku kumpulan legenda-nya. jadilah kami ikutan penasaran pengen jalan2 ke sana.
jaraknya sekitar 40 km dari kota bandung. sekitar 15 km dari kampung pago. kalau dari jakarta, mungkin waktu tempuhnya sekitar 4 jam. dengan route cipularang-kopo-soreang-ciwidey.
menurut saya pegunungan patuha di bandung selatan ini lebih cantik dari pada pegunungan tangkuban perahu di bandung utara. lebih tenang dan menghanyutkan
konon, jaman dahulu kala, pegunungan ini angker banget. ga ada yang berani menjamah. karena tempat ini dipercaya sebagai tempat ngumpul2nya para leluhur bandung selatan. tapi setelah kawah putih dikelola sama PT perhutani jabar dan dijadikan sebagai obyek wisata sejak tahun 1987, tempat ini mulai banyak dikunjungi. alamnya yang cantik bikin tempat ini banyak diincer orang buat foto2. termasuk saya
enaknya lagi, jalan menuju kawah ini ga begitu terjal. dari tempat parkir sampai ke bibir kawahnya mungkin hanya sekitar 1 km aja. jadi anak2 masih bisa ikut jalan ke sana tanpa digendong
seingat saya, dulu daerah sekitar kawah putih itu udaranya dingiiiinn… banget. tapi pas kami ke sana kemarin udaranya udah biasa aja. kalo ga salah cuman sekitar 20-an derajat. kata orang2 di sekitar situ, kalau mau dapet udara yang dingin ke sananya sore2. tapi serem kali ya naik2 ke gunung sore. gelap
jarak dari gerbang masuk sampai ke bibir kawahnya sekitar 5 km. kalau naik mobil waktu tempuhnya sekitar 20 menit. jalannya lumayan bagus, walaupun ada beberapa tempat yang rada rusak, tapi ga parah. dan namanya juga pegunungan, jalannya berkelok2. jadi mesti ati2 banget. buat yang masih muda dan rajin, bisa juga jalan kaki. dulu waktu masih remaja saya sering lho….
kalau kata si boss sih, kayak orang ga ada kerjaan aja. capek2 manjat gunung. sampe atas, terus turun lagi. mending kalau di atasnya bangun2 rumah atau ngapain gitu yang menghasilkan duit…
satu lagi, katanya kalau kita naik ke puncak gunungnya kita masih bisa menemukan berbagai jenis fauna seperti elang, monyet, kancil, babi hutan serta macan kumbang dan tutul. tapi saya sih cukup puas dengan menikmati eidelweis dan berbagai jenis tumbuhan khas hutan tropis yang berbaris rapi di sepanjang jalan.
jadi, buat yang suka sama pegunungan, udara sejuk, ketenangan dan bau belerang, kapan2 mampirlah ke kawah putih ini. pasti ga akan menyesal. dan jangan lupa: bawa kamera yaaa….






