hadiah terbesar

laki-laki itu tertidur nyenyak di sofa ruang depan. keliatannya dia sangat kelelahan. saya bisa mendengar suara dengkurnya dari dapur.

minggu siang itu tidak seperti biasanya. kami memutuskan untuk menghabiskan sore kami di rumah saja. sepulang dari gereja, kami mampir ke bioskop untuk menonton christmas carol, dan sesudah itu langsung pulang.

setelah kecapekan bermain dengan puzzle2 baru mereka, anak2 juga tertidur pulas di depan tv. saatnya saya beraksi membereskan rumah yang sudah mulai keliatan seperti maket kapal pecah.

saat membersihkan lantai ruang depan, saya melirik laki2 besar yang sedang tertidur pulas itu. dia jelas berubah dalam 10 tahun terakhir ini. lebih dewasa. lebih gagah. dengan rambut yang mulai sedikit berkurang, dan perut yang sedikit lebih membuncit.

sebentar saya jadi mengingat tahun2 yang sudah saya lewati dengan laki2 itu. hari2 yang penuh dengan tawa dan air mata. juga dengan banyak sate kambing dan nasi tim ayam.

tiba2 saja saya mengerti, kalau ketiga hadiah hidup itu ternyata adalah bonus. karena hadiah terbesar saya, dengan segala kelebihan dan kekurangannya, adalah laki2 itu.

i love you, pak. can never thank god enough to haveĀ  you in my life…


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.