lelaki di atas atap rumah

Sudah pernah  denger cerita tentang seorang lelaki yang duduk di atas atap rumahnya saat banjir datang?

images

Alkisah, di sebuah kota hiduplah seorang lelaki yang sangat saleh. Dia selalu mentaati semua perintah Tuhan dan hidup bersandar kepadaNYA.

Suatu hari, bencana besar menerpa kota itu. Hampir seluruh kota terendam banjir. Tidak terkecuali rumah sang lelaki. Karena air sudah begitu tinggi, tidak ada lagi permukaan tanah yang kering, dan lelaki itu terpaksa naik ke atap rumahnya untuk menyelamatkan diri.

Sambil duduk di atas atap rumahnya, lelaki itu berseru kepada TUHAN:

“Tuhan aku tahu, Engkau adalah TUHAN yang Maha Perkasa. Datang dan selamatkanlah aku. Aku percaya penuh akan kuasaMU. Aku yakin ENGKAU sanggup menolongku. Terima kaih TUHAN, karena ENGKAU mendengar seruan doaku. Amin”

Tak lama kemudian, datanglah seorang tetangganya dengan sebuah perahu kecil.

“Ayo, Pak! Naiklah ke perahuku, kita bisa bersama2 mendayung perahu ini dan menyelamatkan diri…”

Lelaki itu menjawab:

“Tidak usah, Pak… Terima kasih. Saya tidak memerlukan pertolongan Anda. Saya sudah berdoa kepada TUHAN, dan DIA pasti akan datang menyelamatkan saya…”

Perahu kecil itu pun bergerak menjauh.

Beberapa jam kemudian, banjir semakin besar. Lelaki itu mendengar suara perahu motor mendekat. Pengendara perahu motor itu melihat si lelaki dan berusaha untuk mendekatkan perahu motornya.

“Pak, saya akan datang menolongmu. Kalau perahu motor ini sudah cukup dekat, melompatlah ke dalamnya. Kita bisa segera pergi dari sini dan menyelamatkan diri!”

“Tidak usah Pak, saya baik2 saja. Saya sudah berdoa kepada TUHAN, dan saya yakin DIA akan segera datang menyelamatkan saya.”

“Tapi air sudah semakin tinggi, dan sebentar lagi pasti rumah Bapak juga akan hanyut dan terendam banjir. Ayo, cepat melompatlah ke dalam perahu ini!”

“Tidak, terima kasih… Bapak silakan pergi saja, saya akan tetap di sini menunggu pertolongan TUHAN datang…”

Perahu motor itu pun beranjak.

Hari mulai gelap, senja berganti malam. Lelaki itu masih setia menunggu sambil duduk di atas atap rumahnya. Tiba2 dia melihat cahaya dari atas, sebuah helikopter penyelamat datang mendekat.

“Pak, kami akan melempar turun sebuah tangga. Raihlah dan segera naiklah ke atas, kami akan menyelamatkanmu. Lakukanlah dengan cepat, karena kita tidak punya banyak waktu!”

“Tidak usah, saya tidak memerlukannya. Saya sudah berdoa kepada TUHAN. Dan saya yakin DIA akan datang menyelamatkan saya…”

Helikopter penyelamat itu terbang menjauh. Dan dalam beberapa detik saja, banjir besar menyeret rumah lelaki itu, dan ia pun mati tenggelam.

Tiba waktunya bagi lelaki itu untuk menghadap kepada TUHAN. Di hadapanNYA, lelaki itu bertanya:

“TUHAN, aku tidak mengerti… Sepanjang hidupku, aku selalu percaya kepadaMU. Aku percaya bahwa ENGKAU Maha Kuasa dan ENGKAU sanggup melakukan segala perkara.  Tetapi mengapa, saat aku sedang berada dalam bahaya, ENGKAU tidak datang dan menyelamatkan aku?

TUHAN menjawab lelaki itu:

“AKU mengirimkan untukmu perahu dan helikopter penyelamat. Apa lagi yang kau inginkan?”

Terkadang, kita tidak mempu melihat pertolongan yang TUHAN tawarkan kepada kita. Peluang itu ada di depan mata kita. Tapi kita tidak mau bergerak dan meraihnya. Kita memilih untuk duduk dan menunggu saja…

Ada saatnya kita hanya perlu duduk dan menunggu, tetapi ada juga saatnya dimana TUHAN ingin kita bergerak, berbuat sesuatu, mengambil peluang dan kesempatan, untuk keluar dari sebuah kesulitan.

Peluang itu ada, tinggal apakah kita mau mengambilnya atau tidak.

Selamat malam, jangan lupa bahagia….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s