tulang rusuk

pagi ini house keeper saya, tini, dateng dengan mata sembab. waktu saya tanya kenapa, katanya hanya kurang tidur. hati kecil saya tahu dia bohong. dan seperti kebanyakan perempuan yang ga bisa berhenti berjuang sebelum keinginannya tercapai, saya bolak balik ngulang pertanyaan yang sama. sampai akhirnya dia ga tahan, dan tumpahlah semua cerita ini.

7 tahun yang lalu tini menikah dengan seorang laki2 yang dia kenal di kampungnya. dari awal perkawinan mereka, si suami emang punya perangai yang kasar dan ringan tangan. kesalahan kecil saja sudah cukup untuk jadi alasan dia buat mukulin istrinya. lama-lama, seperti banyak kisah dalam lagu dangdut, si suami yang kerjaannya jadi tukang ojek itu mulai jarang pulang. termasuk waktu tini sedang mngandung anak pertama mereka.

suatu hari, setelah hampir 1 minggu suaminya ga pulang, tini mulai bergerilya cari2 informasi. tanya kiri kanan, barangkali ada yang tau suaminya di mana. ada satu temennya ngasih tau, kalau suaminya sering keliatan di rumah seorang perempuan yang tinggalnya ga jauh dari rumah tini. ditemani kerabatnya, tini dateng ke sana untuk cari tau. saat itu kebetulan mereka sedang ga ada di rumah. tini pulang, tanpa dapet jawaban.

besoknya, suaminya pulang marah2. dia ga terima tini nyatronin rumah perempuan itu. setelah puas memaki-maki dan mendaratkan beberapa pukulan di muka tini, laki2 itu pergi dari rumah. meninggalkan tini yang sedang hamil 8 bulan. tini hanya bisa nangis. dan laki2 itu ga pernah kembali lagi.

tini berjuang sendiri waktu melahirkan bayinya. laki2 itu ga ada di sisinya buat mendampingi atau sekedar menggenggam tangannya di saat2 kontraksi yang menyakitkan itu datang. sendirian. sampai akhirnya krisna, bayi laki2 itu lahir.

setahun kemudian, tini ninggalin krisna kecil dengan nenek & kakeknya yang sudah pensiun jadi nelayan karena usia mulai renta. mengadu nasib ke jakarta. bertemu dengan feri. jatuh cinta. dan setelah lebih dari 3 tahun menjanda, tini memutuskan untuk menikah dengan feri.

kata tini, dulu feri baik. tapi lagi2 hati kecil saya bilang kalau dia salah. walaupun hanya 1 kali saya ketemu feri, saya bisa ngerasain kalau dia sebetulnya juga adalah laki2 yang kasar. sangat kasar. tapi saya ga bilang apa2, sama siapa2.

tadi malam, tini ga bisa nahan kangen sama anak laki2nya di kampung. dia lalu menghabiskan beberapa puluh ribu uangnya untuk nelpon anaknya. feri ga suka. mereka ribut. tini kembali dipukulin. bahkan di tendang. feri ga suka kalau tini memboroskan uang dan perhatiannya buat anak dari suami pertamanya. sesuatu yang sangat ga masuk akal. mana ada ibu yang bisa lupa sama anaknya?

bukan cuma itu, feri juga keberatan kalau tini ngirimin uang hasil jerih payahnya buat krisna. padahal tahun depan krisna sudah mau masuk sd. perlu uang buat beli seragam, tas dan sepatu. terus, uang yang dikumpulin tini dari hasil bantu2 nyetrika dan ngepel di rumah saya? katanya buat beli beras & kebutuhan rumah lainnya. sekali2 buat beli rokok suaminya juga :(  “kalau saya keseringan minta uang sama mas feri takut dimarahin…”

ada apa dengan semua laki2 itu ya? padahal TUHAN menjadikan perempuan dari tulang rusuk laki2. bukan dari kaki, walau bukan juga dari kepala. tentunya bukan karena ga sengaja. tapi memang TUHAN ciptakan perempuan untuk jadi pendamping dan penolong. yang harus dijaga dan dikasihi. bukan untuk diinjak2. walaupun juga tidak buat dijadikan pemimpin.

apa karena tulang rusuk itu sudah melekat di tempat yang salah ya?

saya prihatin. sangat!

11 thoughts on “tulang rusuk

  1. inot says:

    hi les. apa kbr? baik2 yah harapanku. anak2 sehat kan…
    kl dgr sejarah tini kayaknya dia secara gak sadar suka jatuh cinta ama laki yg kasar yah. mungkin dia dulu wkt kecil sk liat di lingkungan dia.. kl takdir sih, tgt kitanya jg gimana milih pintu yg ditawarkan tuhan, krn tuhan kan gak akan ubah nasib orang kl orangnya gak mau berubah or ngubah sikon dg ambil jln keluar. suka diajak omong aja les, dibesarkan hatinya kl dia pantesnya dpt laki2 yg lebih baik bkn yg kasar begitu..
    btw, aku suka ama resep nasi kuning kampung itu. kl ada tamu jauh dan nginep di rumah, selalu aku bikinkan… dan mrk suka loh.. katanya gak neg kayak nasi kuning santen..

  2. inot: aku tuh kadang suka serba salah. masih suka takut dibilang ikut campur urusan orang. tapi emnag kadang kita harus ikut campur kok ya? aku udah coba kasih pengertian ke dia, tentang hak2 dia sbg perempuan. semoga semuanya bisa berubah jd lebih baik ya…

    seneng banget resep nasi kuningny kepake. hehehe… emang ga terlalu enek ya…😀

  3. kita cuma bisa membantu dari belakang say, selebihnya udah bukan ‘wewenang’ kita untuk masuk ke dalam urusan dalam negri orang, gemes sih gemes, cuma kadang yg kita tolongin tuh kelewat ndableg, jadi susah juga..

  4. suka ga abis pikir klo ada perempuan ‘dapat’ suami yg kasar n suka mukulin bukannya bisa ketahuan sebenarnya sifat aslinya waktu masa pengenalan cuman kadang susah ya klo sudah kadung cinta….jadinya nekat merit..ujung2nya ya penderitaan dah ..*ikutan prihatin*

  5. nuke says:

    kita juga punya assistant handal yang sudah menjadi bagian dari keluarga les.., dia juga ditinggal oleh suami dan membesarkan kedua anaknya sendiri, 2 thn yg lalu dia bilang mau menikah lagi…, dan bicara sm aku..dengan panjang lebar aku bicara .. mungkin hikmat kalo aku boleh bilang.., dan pada intinya dia tetep mau menikah dg laki2 itu..dan terakhir aku hanya bilang..kado-nya nyusul pas mbak udah selesai nikah ya..singkat crita mbak ku yang baik ini pulang kampung utk menikah…

    3 hari setelah pulang kampung..dia sms “bu maaf sy tidak dengerin nasehat ibu…, sy memutuskan tidak jadi menikah..” langsung sy telp tanya kenapa.., ternyata pada waktu beres2 di rumah calon suami..banyak surat2 yg memperlihatkan bahwa dia masih berhubungan dgn mantan istrinya, dan meskipun si calon suami “deny” si mbak ku yg baik dan pinter masak ini..tetep ga percaya dan memutuskan untuk membatalkan pernikahannya..

    Sampai hari ini dia tetep menjadi bagian dari kami, mudah2an dia mengambil keputusan yang tepat..sy tetap berharap dia mendapat laki2 yang sungguh2 mengasihi dia..karna mbak ku yang juga cantik ini adalah “someone’s worthy to be loved and happy like everyone of us” dia pernah tanya..”ibu waktu itu doain saya biar ngga jadi nikah ya..?” sy jawab “sy tdk pernah berdoa seperti itu..sy hanya berdoa yang terbaik yang hanya boleh terjadi…buat mbak..” aku harap aku ngga salah menjawab pertanyaan dia..

    sorry kalo kepanjangan..sharing crita..kapan ketemu bu lesca??

  6. emaknya fee: bener jeng. kalau yang dikasih tu ndableg emang suka lier sendiri…

    debby: unbelievable ya… ngeliat yang model2 gitu jadi bersyulur banget kita dikasih pendamping yang baik. anugerah yang tidak terhingga…

    mama rashel: bener mom. kalo udah cinta, otak suka jadi ga kepake. doain aja yaaa…

    nuke: tuhan emang bisa pake siapa aja buat menjalankan rencana indahnya ya… dengan cara2 yang kadang ga kepikir sama kita.
    si mbak beruntung seklai punya majikan sebaik dirimu ya jeng… gbu.
    tanggal 13 ketemuan sama liza dan ari kan jeng?

    mama icel: emng, beraninya cuman sama perempuan doang! chicken banget ga seehhh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s