missing the flight

keluarga kami emang ngefans banget sama liburan.

tahun ini kami milih bali lagi buat tujuan liburan. kenapa bali lagi? karena sementara ini kayaknya bali emang tempat yang paling cocok. anak2 suka sekali dengan pantai. bianca malah sudah mulai menggemari beberapa jenis watersport. bapak tergila2 sama nasi campur khas bali. dan ibu keliatannya emang punya ikatan emosional khusus dengan yang namanya pasar😀

di samping itu, saya belum bisa ngebayangin gimana kondisi anak2 kalau harus duduk dengan safety belt terikat selama lebih dari 1,5 jam.

sayangnya, kali ini liburan kami emang berasa sedikit aneh. bapak terpaksa ninggalin kerjaan yang sedang dalam kondisi kritis di jakarta. akibatnya, bapak jadi ga konsen sama liburannya. he had to work most of the time… dan saya harus berusaha keras supaya anak2 tetap bisa bersenang2. untungnya tempat kami menginap, baik di ubud atau pun di kuta, punya fasilitas  yang sangat baik. private pool di ubud dan 2 huge flat screen tv di kuta  cukup bikin anak2 tetep bisa bersenang2 tanpa harus kelayapan.

eniwei, liburan kali ini diawali dengan sedikit ngenes. ceritanya, kami ketinggalan pesawat. flight jam 6.30 pagi, kami baru nyampe di counter cek in jam 6.15 boardingnya udah selesai. hanguslah tiket promo yang udah saya beli dari berbulan2 yang lalu itu… hiks😦

abis itu, langsung hunting cari tiket baru. setelah nyoba jalur call center dan jalur calo bandara, akhirnya dapet 5 tiket bisnis buat berangkat jam 11.25. it’s oke lah. benezra bisa ngaku sebagi infant (kami pergi berenam, termasuk yangti).

urusan tiket beres, langsung ngantri. sampe di depan counter cek in, saya disuruh kembali lagi ke kasir. katanya ada masalah dengan tiket kami. sampe di counter pembelian, saya hampir semaput. katanya gara2 sedang ada masalah dengan sistem komputer di garuda, pagi itu terjadi over booked. we couldn’t get our seats!

protes sana, komplen sini ga ngaruh. katanya mereka bisa usahakan kita untuk dapat seat di next flight. tapi mungkin ga bisa langsung 5 seats. weks!!

minta full refund aja!!!

hunting lagi, dapet flight dengan airlines lain, jam 18.30. persis tinggal 6 seats. ya sutralah… ga pikir2 lagi, langsung ambil semua!!

masih jam 11 pagi. anak2 udah mulai rewel karena capek dan bosen nunggu, terpaksalah ngendon dulu di transit hotel di airport. ga berani jauh2 lagi dari counter check in. kapok!

after a long day around the airport, jam 9 malem kami sampe di denpasar .  puji tuhan anak2 ga ada yang rewel di pesawat. mungkin karena udah pada kenyang dan cukup tidur siangnya. mobil jemputan udah nunggu, entah dari jam berapa :-p langsung meluncur ke ubud.

sampe penginapan sekitar mid nite. disambut dengan petugas penginapan yang ramah dan akomodasi yang sesuai harapan. the room was huge. the bathroom was faboulous. and the private pool was a gift! rasa capek langsung hilang. walaupun bapak masih tetep ga bisa konsen dan harus mikirin kerjaan…

ceritanya besok lagi yaa…

9 thoughts on “missing the flight

  1. selamat bersenang2 yah bu. duh…bali …! pengen deh…
    kami juga rencana jalan2 ke pulau, mid april ini. pulau hainan (selatannya china). gara2 bapak mertua ada reuni tentara laut jadul..tapi bukan gratisan, kudu bayar tentunya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s