to china with love. part 6.

beijing day 4.

hari keempat di beijing. kami masih penuh semangat!
setelah puas sarapan di hotel, kami memulai perjalanan hari itu dengan mengunjungi the beijing zoo. ga salah? jauh2 ke china kok cuman main ke kebon binatang? apa yang kurang dengan ragunan atau taman safari? hehe…, let me share you a story, yaa…

anak2 saya sukaaaa banget nonton film kartun. kalau pas wiken dan kami ga ada acara kemana2, mereka bisa tahan berjam2 di depan tv nonton film kartun yang mungkin sudah diputer 2000 kali. pernah juga suatu kali kami bawa anak2 nonton film kungfu panda di bioskop. besoknya mereka minta dibeliin dvd nya. dan abis itu, setiap ada kesempatan minta diputerin film kung fu panda. pernah sehari sampe 3x. dengan buku begitu juga. anak2 punya buku2 bacaan favorit yang berulang2 kali mereka baca. benezra pernah 5 hari berturut2 minta dibacain buku pesawat terbang sebelum tidur. anehnya, mereka ga bosen2. yang ada, ibunya yang mblenger.

jadi yang saya mau bilang, ga masalah berapa kali anak2 liat monyet di kebun binatang, jalan2 ke zoo tetep bisa bikin mereka happy. dan in fact, saya melihat perbedaan signifikan antara kebon binatang di indonesia dengan di beijing. di sana jauuuhhhh lebih bersih, dan saya ga ngeliat ada orang2 yang pacaran di pojok2 kebon.

saya ga ingat persis, berapa jauh jarak dari hotel kami ke beijing zoo. tapi kalau ga salah, rasanya sekitar setengah jam perjalanan naik mobil.

dulu, beijing zoo yang dibangun tahun 1908 ini juga dikenal dengan nama Ten Thousands Animals Garden. tapi saya rasa binatang yang ada di sana jumlahnya ga ada seribu2 acan. kecuali kalau semut dan cacing tanah dimasukin dalam hitungan.

target utama kunjungan kami ke beijing zoo tentu saja ngeliat panda. dan secara kasat mata, panda yang ada di sana dengan yang pernah kami liat di jakarta yo podho wae…😀

selain panda, di sana juga ada beberapa jenis primata, singa, harimau, macan, rusa, ular dan lain2. standar laaahhh…

setelah puas liat2, ngobrol2, lari2 dan makan pop corn, kami pun meninggalkan beijing zoo. on our way out, bapak took these cool pictures😉

 

a lion never never uses his strength to humiliate another

the only difference between panthers and leopards is color

 bears don’t descriminate when their young are female

elephants never abandon the elderly

when two clans of gorillas meet they always avoid conflict

when a dolphin finds a hurt dolphin he helps it stay afloat

agaknya kita disuruh ‘ngaca’ sama binatang ya?😛

anyway, petualangan selanjutnya adalah mengunjungi Li Heng Tang Peral store. kenapa ke sana? karena saat ini china adalah negara penghasil mutiara air tawar terbesar di dunia. jadi pengen liat juga kayak apa sih mutiara air tawarnya china yang kesohor itu.

di li heng tang kita bisa liat proses budi daya mutiara air tawar ini. mulai dari dia diternakan, sampai jadi kerajinan mutiara seperti perhiasan atau kosmetik. selain berbagai produk mutiara air tawar, di sana juga dijual macem2 produk dari sea water pearls. saya ga beli apa2 di toko ini. karena menurut saya, kerajinan mutiara di bali masih jauh lebih menarik.

yang jadi catatan saya dari pearl store ini justru adalah alamatnya: No. 2 North Gate Kongjunzhihuixueyuan. rasanya belum pernah saya ngeliat deretan konsonan sepanjang itu dalam sebuah nama.

selesai liat2 pearls, perhentian berikutnya adalah di rumah makan. saya ga inget nama restorannya apa. lagi2 yang saya inget cuman rasa makanannya. enak! siang itu kami makan ikan, kodok dan daging keledai. plus nasi goreng dan chinesse tea seperti biasa. kenapa selalu pesen nasi goreng? karena benezra sukaaa sekali. kalau kami pesan 1 porsi nasi goreng, biasanya benezra akan makan 1/2 porsinya sendiri. sisanya yang setengah porsi lagi dibagi buat 4 orang. nasi goreng yang selalu kami makan disana rasanya emang enak. bumbunya kalau tebakan saya cuman bawang putih + garem doang, ditambah taburan daun bawang yang diiris tipis. tanpa tambahan telur, bakso , ayam atau udang seperti kebanyakan nasi goreng yang biasa kami makan di sini. jadi fungsinya sama dengan nasi putih aja. dimakan anget2 emang maknyus. no wonder benezra ketagihan.

kalau ada yang bertanya kenapa makanan yang kami pesan ga pernah ada foto/gambarnya, itu karena biasanya begitu makanan sampai di meja, kami berlima langsung sibuk sendiri2. ga ada yang inget lagi sama kamera. lagian kalau ga buru2 disantap, makanannya bisa keburu dingin. dan begitu selesai makan, biasanya kami langsung leyeh2 kekenyangan. jadi rada males mau foto2…

selesai makan siang, perjalanan dilanjutkan ke summer palace.

oh, ternyata foto2 yang di summer palace belum sempet di-edit. jadi ceritanya besok lagi yaaa…

2 thoughts on “to china with love. part 6.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s