terapi kulit

kemarin saya nyoba bikin pangsit udang goreng dengan saus mayones. enak juga :D benaia suka saus mayonesnya yang manis gurih kecut karena dicampur susu dan perasan jeruk lemon. jadi, waktu saya mendampingi bianca mandi sore, benaia saya kasih saus itu di mangkuk kecil. waktu saya tinggal, bebe sedang asik nyolek2 saus itu sambil nonton kartun di tv.

ga lama kemudian bapak pulang. “bu, kowe abis pijetan ya? lotionnya dimainin benaia tuh…”

waktu saya keluar dari kamar mandi, saya liat ampir sekujur tangan dan kaki bebe udah tertutup dengan olesan saus mayones. terpaksa mandi lagi… :D

eniwei, kalo sekarang “beer” aja bisa dipake buat spa, siapa tahu tahun depan saus mayones juga. buktinya, waktu saya mandiin, kulit benaia emang terasa lebih halus. dan licin! :D :D


piyama baru

untuk segala sesuatu emang ada waktunya. juga ada tempatnya. semahal2nya sepatu, tempatnya akan selalu di kaki. sebagus2nya pispot, ga akan pernah pantes dipajang di ruang tamu. tapi bertahun2 yang lalu, saya pernah melanggar prinsip ini. dengan mengenakan piyama baru saya ke sekolah minggu :D

waktu saya kecil, baju baru adalah barang mewah yang ga bisa di dapat setiap saat. harus ada moment nya dulu. biasanya hari natal, atau pas kenaikan kelas.

suatu hari, di luar kebiasaan, saya dapat baju baru, oleh2 dari seorang budhe yang berkunjung dari jakarta. piyama berwarna dasar putih dengan gambar boneka2 berwarna merah terang. karena masih baru, tentu saja warnanya masih kinclong. model celananya yang selutut dan atasan tangan pendeknya bikin baju baru saya itu sekilas tidak tampak seperti piyama. lagi pula, piyama itu masih baru. sayang sekali kalau hanya dipakai di rumah, tanpa ada teman atau tetangga yang bisa ikut menikmati warna cerahnya :-p

saya tidak ingat sama sekali, apakah ibu saya sempat mengingatkan waktu itu, tapi hari minggu berikutnya saya mengenakan piyama baru itu ke sekolah minggu! mungkin tidak separah orang yang meletakan sepatunya di atas kepala menggantikan peci, atau menggunakan pispotnya sebagai mangkuk sayur. tapi tetap saja saya merasa pernah melakukan sebuah keanehan :D


pentingnya mengawasi dan mendampingi anak saat nonton tv

bianca: “bu, kapan aku boleh punya handphone sendiri?”

saya: “mungkin nanti, kalau kakak udah es em pe. kenapa bi?”

bianca: “aku pengen ketik reg spasi game, kirim ke sembilan kosong sembilan kosong”

hhhmmm, untung bianca ga bilang pengen ketik reg spasi mama spasi tanggal lahir anda, kirim ke sembilan kosong sembilang kosong. soalnya saya ga begitu percaya sama ramalannya mama lauren….


aze

saya ga berhasil mengingat nama lengkapnya. tapi kami semua biasa memanggilnya aze. laki2 muda dengan perawakan kecil. hanya beberapa sentimeter lebih tinggi dari saya. rambutnya keriting kecil2. kulitnya gelap. saya tidak ingat betul, tapi rasanya aze punya sederetan gigi rapi yang selalu dia pamerkan setiap dia ketawa.

saya kenal aze sekitar tujuh belas tahun yang lalu. usia saya waktu itu delapan belas. dan aze beberapa tahun lebih tua dari saya. sekilas penampilannya memang ga terlalu menarik. bahasa indonesianya kadang suka ngaco. bikin komunikasi sering tulalit. kelakarnya lebih sering terdengar garing. dan konon, (maaf) pantatnya sering dirubung laler.

saya dan aze kemudian berteman cukup akrab. kami sering menghabiskan waktu berjam2 untuk bertukar cerita. sebagian besar, saya mendengarkan. dia bercerita tentang kampung halamannya. tentang keluarganya yang hampir semuanya sudah mati. dibunuh.

terakhir kali saya bertemu aze bulan desember tahun 1991. tepat sehari sebelum kami semua meninggalkan campbell river menuju ke vancouver. saya masih ingat jaket yang dipakainya hari itu. jaket berbahan seperti parasut warna hitam. dengan beberapa garis berwarna terang dikedua lengannya.

semua sempat kaget pagi itu. semua mencari aze. tapi aze tidak membiarkan dirinya ditemukan. sampai akhirnya kami kembali ke jakarta.

beberapa bulan kemudian saya menerima supucuk surat dari aze. saya tidak ingat betul apa isinya. terlalu takut untuk membalasnya. seorang teman saya bilang kalau saya harus berhati2. saya bisa saja kena masalah. saya nurut saja.

bertahun kemudian, seorang teman saya cerita, kalau aze sudah menyelesaikan kuliahnya di toronto. saya salut. sayang saya tidak sempat kasih ucapan selamat secara langsung. tapi saya sempat titipkan salam.

dari waktu ke waktu, saya terus mendengar cerita tentang aze dari beberapa teman yang kebetulan masih berhubungan dengannya. sementara kami sendiri tidak pernah berhasil saling menghubungi.

lepas dari apa yang pernah dia lakukan. saya merasa ikut senang dengan pencapaian aze saat ini. saya dengar sekarang aze sudah jadi orang hebat di tanah airnya, di negeri yang baru merdeka itu.

saya punya feeling, kalau orang seperti aze, dengan segala urusan dan kesibukannya saat ini, pastilah bukan tipe seorang blogger atau orang yang suka blogwalking, iseng2 googling untuk mencari teman2 lamanya. jadi ucapan selamat yang saya tulis di sini mungkin tidak akan pernah sempat dibaca aze.

tapi, hey! bukankah hidup adalah tempat keajaiban bermain?

aze, kalau kamu sempat baca tulisan ini, saya hanya ingin kasih ucapan selamat. sekalian saya mau bilang, kalau saya mengerti…

aku tak punya lawan ya tuhan,
tapi kalau pun aku punya lawan,
biarlah kami seimbang dalam kekuatan,
supaya hanya kebenaran yang menang.

khalil gibran.

ayam yang lain lagi

saya emang udah jarang masak sekarang. kalau main di dapur, lebih sering buat nyuci piring, atau beresin perabotan yang bolak-balik diberantakin benaia. dengan alasan kepraktisan, dari senin sampe jumat saya cuman nyiapin sarapan buat bapak dan anak2, masak air dan masak nasi. buat lauknya saya pesen catering ke tetangga di komplek. kalo ga gitu, saya ga punya cukup waktu buat main monopoli sama bianca atau nemenin benaia liat kodok di halaman belakang rumah.

sooo, saya hanya masak tiap sabtu dan minggu aja. tapi tetep ga bisa masak yang aneh2 atau makan waktu lama. soalnya, kalo week end, ‘anak’ saya kan malah jadi 4 orang. hehehe :D . cuman saya usahain buat bikin masakan yang rada spesial, yang disenengin sama bapak dan anak2. kayak ayam yang satu ini. ide awalnya nyontek dari resepnya chef ragil di acara selebriti masak. cuman karena waktu itu ga sempet nyatet resepnya, jadi yang ini bumbu2nya saya modifikasi sedikit ;-)

buat yang hobi makan ayam, mungkin resep yang 1 ini bisa dicoba. orang rumah sih bilangnya ‘mak nyuuussss……’ :D

ayam bumbu sere
bahan & bumbu2:
1 ekor ayam, potong 12 bagian atau sesuai selera
6 siung bawang merah
6 siung bawang putih
1 buah bawang bombay
cabe merah
cabe rawit
3 cm jahe
3 batang serai
bawang daun
minyak goreng untuk menumis
garam secukupnya
2 sdm minyak wijen
1 sdm cuka apel
3 sdm kecap inggris
2 sdm ang ciu, kalo suka

cara bikin:
- setelah dicuci bersih, lumuri ayam dengan sedikit garam & kecap inggris. diamkan k/l 15 menit.
- rajang halus bawang merha, bawang bombay, bawang putih, cabe merah, cabe rawit, jahe, serai dan bawang daun.
- panaskan minyak untuk menumis. masukan ayam, aduk sampai kira2 3/4 matang
- masukan berturut2: bawang merah, bawang putih, bawang bombay, cabe merha, cabe rawit, jahe, serai lalu bawang daun. aduk rata.
- tambahkan minyak wijen, cuka apel, garam dan ang ciu. aduk sampai ayam benar2 matang. angkat.

mudah dan cepat ;-)


si soleh

si soleh. adalah nama panggilan sayang buat benezra dari buliknya, adik perempuan saya yang tinggal di padalarang. ga berlebihan emang. secara benezra ini emang anaknya baek banget. sumeh, pengerten dan nyaris ga pernah rewel. seperti ngerti kalo ibunya lagi repot :D kalau diajak kemana2, benezra hampir selalu jadi rebutan cewek2. terutama cewek2 dewasa yang pengen ikutan nggendong :D

tetaplah jadi anak yang saleh ya, nak… dan jadi sumber suka cita buat semua orang. amin.


guyonan norak yang lagi trend di rumah saya

ya iya lah…,
masa ya iya dong,
wulan aja jamilah,
bukan jamidong

bianca seneng banget ngulang2 ‘pantun’ ini… :D


di kebun teh

di sekeliling bandung, tempat saya menghabiskan banyak tahun dalam hidup saya, banyak sekaliĀ  terhampar kebun teh. dari sekian banyak keindahan dan kekayaan alam yang dipunyai bandung, kebun teh adalah salah satu favorit saya. saya suka hijaunya. suka sejuknya. suka harum segar pucuk daunnya. serta suka kesunyian disekitarnya. kesunyian yang selalu bisa meredam teriakan2 orang yang sedang stress.

kalau lagi suntuk, saya sering pergi ke kebun teh untuk sekedar cari angin, sambil duduk2 dan teriak2 melepas sesak. sejauh itu, belum pernah ada yang komplen karena keberisikan :D obat murah meriah buat melegakan dada dan membersihkan kebutekan otak.

dan hari ini, tiba2 saja saya rindu dengan kebun2 teh itu…


pulang

it feels soooo….. good to be back :D

thanks for keep visiting everyone. will be knocking at your door soon ;-)


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.