kemarin saya ke bank, ngurusin token internet banking yang ke-blokir pinnya gara2 dimainin sama bianca. kok bisa? yaah.., namanya juga anak2. saya tokh sudah cukup diomelin sama bapak 😦
setelah nunggu 2 nomor antrian, saya dilayani sama kepala cabang yang kebetulan sedang gantiin petugas counter customer service yang sedang lunch break. orangnya bersih. rapi. simpatik dan ramah walaupun kadang suka keliatan agak grusah grusuh.
sementara saya sedang ngisi formulir, si bapak kepala cabang tadi nelpon seseorang.
“halo anna…, sudah makan belum?”
tadinya saya sempet mikir, mungkin dia sedang telpon istrinya, atau anak perempuannya. tapi waktu saya perhatikan percakapan mereka selanjutnya, ternyata mereka ngomongin soal kerjaan. asumsi saya, anna, perempuan yang dia telpon itu salah satu temen kerjanya.
baik ya…. perhatian sama temen kerjanya. mungkin seperti pasha, sang vokalis grup band ungu yang tahun2 ini lagi jadi grup band papan atas di indonesia, yang perhatian sama temen sesama senimannya: acha 🙂 salah satu bentuk perhatian si anak band ini ditunjukan dengan secara khusus dateng buat nganterin kado di hari ulang tahun si neng acha.
kadang saya suka mikir. sebatas mana sih laki2 boleh kasih perhatian sama perempuan yang bukan muhrimnya?
yah, mudah2an si bapak kepala cabang ga bernasib sama dengan pasha ungu yang akhirnya dibikin pusing sama gugatan cerai oki, sang istri yang sedang mengandung anak ketiga mereka… 😦